Doc Foto Auditorium Ti’i Langga Kabupaten Rote Ndao.2026
Iji.red | Rote Ndao – Pemerintah Kabupaten Rote Ndao memperkuat sektor pendidikan dan kesehatan dengan melantik sekaligus mengambil sumpah dan janji jabatan 1.420 aparatur sipil negara (ASN) jabatan fungsional yang terdiri atas guru dan tenaga kesehatan. Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, menegaskan para ASN tersebut harus menjadi motor penggerak kemajuan daerah melalui pelayanan publik yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Pelantikan yang berlangsung di Auditorium Ti’i Langga, Senin (22/6/2026), diikuti oleh 118 guru Pegawai Negeri Sipil (PNS), 972 guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), serta 330 tenaga kesehatan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam memperkuat kualitas pelayanan di bidang pendidikan dan kesehatan sebagai fondasi pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Paulus Henuk menegaskan bahwa pengambilan sumpah dan janji jabatan bukan sekadar seremoni atau pemenuhan administrasi kepegawaian, melainkan komitmen moral dan spiritual yang harus dijaga dengan penuh integritas.
“Hari ini merupakan momentum yang sangat penting dalam perjalanan pengabdian Saudara-saudari sebagai aparatur pemerintah. Pengambilan sumpah dan janji jabatan bukan sekadar kegiatan seremonial ataupun pemenuhan ketentuan administrasi kepegawaian semata, melainkan sebuah komitmen moral dan spiritual yang harus dijaga dengan penuh integritas,” tegasnya.
Bupati mengingatkan bahwa pesan yang disampaikan para rohaniawan dalam prosesi pelantikan tidak hanya ditujukan kepada ASN yang dilantik, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Rote Ndao untuk senantiasa menjalankan tugas dengan penuh integritas, kejujuran, dan tanggung jawab.
Menurutnya, setiap ASN wajib taat pada peraturan perundang-undangan, menghormati atasan, serta mengutamakan kepentingan masyarakat dalam setiap pelayanan. Ia menegaskan bahwa sumpah jabatan bukan hanya disaksikan oleh pimpinan dan rekan kerja, tetapi juga oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.
“Oleh sebab itu, laksanakan amanah yang telah dipercayakan kepada Saudara-saudari dengan penuh tanggung jawab, disiplin, loyalitas, serta profesionalisme sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” pesannya.
Secara khusus, Bupati berharap para guru dan tenaga kesehatan mampu menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Rote Ndao. Menurutnya, kedua profesi tersebut memegang peran strategis dalam mendorong kemajuan daerah melalui pelayanan yang berkualitas, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.