iji.red
Cianjur – Komitmen Polres Cianjur dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat kembali diwujudkan melalui pelibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Final Piala Presiden 2026 antara Persib Bandung melawan Persebaya Surabaya yang akan diselenggarakan pada Kamis, 6 Agustus 2026, di Lapangan Utama Mako Polres Cianjur.
Dalam kegiatan tersebut, Polres Cianjur membuka kesempatan bagi pelaku UMKM jajanan di Kabupaten Cianjur untuk mendaftarkan usahanya. Produk UMKM yang terpilih nantinya akan diborong oleh Polres Cianjur dan dibagikan kepada para Bobotoh Persib Bandung yang hadir menyaksikan pertandingan bersama.
Program ini merupakan bentuk dukungan Polres Cianjur terhadap pemberdayaan UMKM lokal sekaligus upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui momentum kebersamaan dalam dunia olahraga.
Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi mengatakan bahwa Polri ingin menghadirkan kegiatan yang tidak hanya memberikan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi pelaku usaha kecil di Kabupaten Cianjur.
“Sepak bola memiliki kekuatan untuk menyatukan masyarakat. Melalui kegiatan nonton bareng ini, kami ingin menjadikannya sebagai momentum untuk membantu pelaku UMKM agar produknya semakin dikenal dan memberikan nilai ekonomi bagi usahanya. Kami mengajak para pelaku UMKM jajanan di Kabupaten Cianjur untuk memanfaatkan kesempatan ini. Semoga sinergi antara Polri, masyarakat, dan UMKM dapat terus terjalin sehingga bersama-sama kita dapat membangun Cianjur yang lebih maju,” ujar AKBP Alexander Yurikho Hadi.
Polres Cianjur mengimbau para pelaku UMKM yang berminat untuk segera melakukan pendaftaran karena jumlah peserta yang akan dilibatkan terbatas. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Aipda M. Yudha melalui nomor 0812-8512-0073.
Melalui kegiatan ini, Polres Cianjur berharap semangat kebersamaan yang terbangun dalam Nobar Final Piala Presiden 2026 tidak hanya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mendorong pertumbuhan UMKM sebagai salah satu penggerak perekonomian daerah. (Toni)