Bupati Garut dan Kementan Bahas Penguatan Irigasi, di Ikuti Peletakan Batu Pertama Poktan Cibunuang Bagendit

Date:

Jakarta, iji.red – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melakukan kunjungan kerja dalam rangka konsultasi dan koordinasi dengan Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) di DKI Jakarta, Selasa (18/8/2026).

Pertemuan tersebut membahas upaya memperkuat infrastruktur irigasi pertanian dan penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Kabupaten Garut sebagai bagian dari upaya menjaga produktivitas pertanian dan mendukung swasembada pangan.

Bupati Garut menyampaikan bahwa perbaikan sarana irigasi menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan ketersediaan air bagi lahan pertanian dan menjaga produktivitas petani.

“Tadi kita berbincang-bincang terkait dengan upaya kita untuk menjamin supaya produktivitas petani Kabupaten Garut tetap terjaga sesuai dengan harapan, salah satunya dengan upaya kita untuk memperbaiki sarana irigasi, primer, tersier dan sekunder, yang tadi menjamin ketersediaan air pada waktunya,” ujar Bupati.

Sekretaris Ditjen Lahan dan Irigasi Pertanian Kementan RI, Dhani Gartina, menyambut baik langkah Pemerintah Kabupaten Garut dalam memperkuat sektor pertanian. Ia menilai sinergi pemerintah pusat dan daerah penting untuk mengoptimalkan potensi pertanian Garut.

Dhani berharap penguatan infrastruktur pertanian dan perlindungan lahan pangan dapat meningkatkan produksi serta memperkuat kontribusi Garut terhadap ketahanan pangan Jawa Barat dan nasional. Sehingga Kabupaten Garut menjadi penyumbang swasembada pangan di Jawa Barat khususnya dan umumnya di Indonesia, ujar Dani.

Ditempat terpisah, Rabu, (19/08) secara simbolis di ikuti peletakan batu pertama oleh kelompok tani (Poktan) Cibunuang Bagendit, bertempat di Kp Cibunuang Rt 01/09 Desa Bagendit, Kecamatan Banyuresmi Kabupaten Garut.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, secara langsung Camat Banyuresmi Drs Heri Hermawan, melaksanakan peletakan batu pertama, didampingi Kepala Desa Bagendit Endang Omardani, S.E., Kepala UPT Pertanian Wilayah VI, Endra Haryawan, S.T.P., PPL Desa Bagendit Hari Hardiansyah, S.P., dan PPL Se-Kecamatan Banyuresmi.

Turut hadir Ketua BPD Desa Bagendit Hasyim, S.Pd., Bhabinkamtibmas Desa Bagendit Aipda Nugraha Suleman, Babinsa Desa Bagendit Koptu Jajuli, Kepala Dusun Tiga Ujang Hidayat, Ketua Kelompok Tani Bantarjati Haji Endang Hadum, Ketua Kelompok Tani Cibunuang Rodiyat, DKM Masjid Al-Ikhlas Ustad Suherman, Perwakilan Dasawisma, dan Anggota Kelompok Tani Kp. Cibunuang Desa Bagendit.

Camat Banyuresmi Drs Heri Hermawan mengatakan, Alhamdulillah barusan telah dilaksanakan kegiatan peletakan batu pertama pembangunan jaringan irigasi, sekaligus melakukan do’a bersama. Mudah-mudahan pembangunan irigasi ini, bisa bermanfaat untuk warga masyarakat, khususnya bagi para petani.

“Diharapkan masyarakat petani bisa memelihara hasil bangunan Irigasi, sehingga pengairan normal agar bisa mendongkrak produktivitas pertanian tanaman padi yang ada di Desa Bagendit, khususnya yang ada di Kp.Cibunuang, ujarnya.

Hal yang sama, Kepala UPT Pertanian Wilayah VI Endra Haryawan, S.T.P., mengatakan dengan adanya pembangunan irigasi tersier ini diharapkan dapat meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) padi yang dirasakan para petani.

“Irigasi yang dibangun oleh masyarakat, pertama mudah-mudahan ini awet, kedua ada peningkatan produksi padi dalam meningkatkan ketahanan pangan, sehingga ketahanan pangan tangan negara Indonesia, dihasilkan oleh masyarakat Indonesia,” tandasnya.

Menurut Rodiyat sebagai Ketua Kelompok Tani Cibunuang menjelaskan, hari ini pekerjaan mulai dilakukan pembangunan irigasi, diawali dengan persiapan pemindahan bahan matrial pasir dengan jarak tempuh 450 M dengan melibatkan pekerja 15 orang, dihari pertama.

“Target saluran irigasi yang akan dicapai, sesuai hasil musyawarah di mesjid Al-Ikhlas, Panjang 400 M, Lebar dinding 15 Cm, Tinggi disesuaikan dengan kondisi lahan (5, 6, dan 7 Cm), Lebar 6,5 Cm dan Lantai (7 -10 Cm) dengan biaya Anggaran Rp.100 Juta bersumber dari APBN Pemerintah Pusat,” tuturnya.

Lanjut Rodiyat, dengan adanya pembangunan irigasi tersier, kami mengucapkan terimakasih kepada Kepala UPT Pertanian Wilayah VI, PPL Desa Bagendit dan Kapala Desa Bagendit yang telah mengusulkan pembangunan irigasi ini. Telah lama para petani berharap ada pembangunan irigasi Cibunuang – Pasir batu,. Alhamdulillah tahun 2026 ini, terlaksana. Pungkasnya.

Jurnalis : (Beni Nugraha, AMD., KD.C.BJ., C.EJ., C.In., C.Par).

Bagikan Artikel

Langganan

Popular

Lebih banyak seperti ini
Related

Sodik dan Kasie Tramtib Cipondoh kesalahpahaman berakhir Saling Memaafkan

IJI.RED  — TANGERANG — CIPONDOH. Kesalahpahaman yang sempat terjadi...

Pupuk Subsidi Diduga Diselundupkan ke Mamuju Tengah, APMM Tantang Pemkab dan APH Bertindak

IJI Red MAMASA : Skandal dugaan penyelundupan pupuk subsidi dari...

Kapolsek Tanjung Agung Bersama Serdik Sespimmen Polri Dikreg 67 Gelar FGD Mitigasi Karhutla

  MUARA ENIM – Dalam rangka mendukung upaya pencegahan dan...