Kabut Asap Melanda Kota Pontianak Menyebabkan Kompetisi Antar Klub Askot PSSI Di Tunda Sementara

Date:

 

Pontianak – Ketua Askot PSSI Kota Pontianak Lely Suheri,SH.,M.M menuturkan Akan kita tunda kompetisi antar klub Askot kota pontianak. Kemudian untuk partai pertama pertandingan, nanti ketika kedua tim hadir, kami akan memberikan beberapa arahan. Yang pertama, dari panitia sendiri menginginkan bahwa partai pertama ini akan kita tunda juga, mengingat kabut asap semakin sore semakin tebal. Tapi nanti ini akan kami sampaikan kepada kedua tim, apakah kedua tim menyetujuinya atau tidak.

Secara keseluruhan, seperti apa gambaran kompetisi Antara Umpat Lima, kemudian salah satu lagi kompetisi penuh di klub di bawah naungan ASKOT PSSI.

Untuk kompetisi Umpat Lima ada 2 tujuan yang kami ingin capai. Yang pertama, untuk silaturahmi, para pemain-pemain yang Umpat Lima ke atas betul-betul silaturahmi. Kemudian yang kedua, turnamen ini untuk memperingati hari jadi Kota Pontianak. Jadi 2 tujuan itu, maka kami adakan kompetisi Umpat Lima Piala Bangjul, dan ini yang sudah seri kedua. Yang sebelumnya sudah sukses, dan ini adalah piala bergilir, maka kompetisi ini harus berlanjut begitu.

untuk liga antar klub anggota asosiasi PSSI Kota Pontianak, kami mengambil 2 sasaran antara lah, katakan demikian. Yang pertama, kami akan membatasi usia, ya. Usia paling muda itu 19, 17, ya. Usia 17, 18, 19. Yang mana di usia ini kami akan menjaring pemain, yang mana pemain-pemain ini nanti akan kami kumpulkan untuk diturunkan di Porprop yang akan datang. Nah, kemudian memang di kompetisi ini kami ada 5 pemain yang kami selipkan, yaitu pemain-pemain senior. Yang mana pemain senior ini kami harap adalah pemain-pemain yang nanti akan turun di Liga 4, dan pemain-pemain ini yang akan mencoba menurunkan teknik taktik mereka di adik-adiknya yang di usia 17, 18, 19 ini, begitu.

kemudian kompetisi ini setengah kompetisi, ya, mungkin agak panjang, begitu. Karena tim talent scouting akan lebih mudah untuk menilai pemain, ya, menjaring pemain, karena jumlah pertandingannya cukup, cukup banyak lah, begitu.

Untuk pelaksanaan, kami sudah berkoordinasi dengan pihak Kadispora, Par Kota Pontianak, ya. Kami menginginkan semua pertandingan ada di PSP, begitu. Ya, kami menginginkan semua pertandingan ada di PSP. Kemudian cadangannya ada di lapangan timur, timur, yaitu di lapangan Mentibu. Nah, kemudian kalau skenario lain, ketika PSP tidak bisa digunakan, kami minta pada babak delapan besar, semifinal sampai final, ya, mungkin wajib di PSP, begitu.

Panitia sudah menyusun, kalau untuk usia Umpat Lima, dia mainnya hanya Sabtu-Minggu. Nah, kemudian untuk kompetisi antar klub, itu Rabu, Kamis, Jumat. Nah, dan itu nanti bisa masing-masing tim bisa mempersiapkan sehingga tidak terlalu mepet, begitu.

Ada himbauan untuk peserta, baik Empat Lima dan yang turnamen kompetisi di bawah naungan ASKOT

Untuk usia Umpat Lima, kami menghimbau kepada manajer dan pelatih, karena ini adalah ajang silaturahmi, maka benar-benar kita manfaatkan untuk ajang silaturahmi. Kemudian juga untuk menurunkan pemain, ya, pilihlah pemain-pemain yang benar-benar fit, begitu, ya, yang benar-benar fit. Apalagi ditambah kabut asap sekarang ini yang melanda Kota Pontianak. Kemudian tujuannya sudah jelas, silaturahmi, kemudian nanti endingnya kita di penutupan pada saat, apa, hari jadi Kota Pontianak. Kemudian untuk kompetisi antar klub anggota PSSI Kota Pontianak, kami menghimbau juga, ini adalah kesempatan bagus untuk menampilkan bibit-bibit pemain, ya, pemain-pemain klub, dan itu juga nanti akan kami gunakan untuk mendata, mendata pemain-pemain klub itu sendiri, kemudian homebase-nya, ya, kemudian administrasinya.

Dalam kesempatan ini panitia memberikan masukan-masukan kepada klub-klub. Kemudian dalam permainan itu sendiri, kami kemarin pada saat technical meeting, kami sudah sampaikan kepada para pelatih, manajer, agar pemain-pemainnya tidak ada lagi main-main kasar, begitu, ya, yang mengeluarkan tendangan kungfu. Kemudian, apa, manajer yang mengejar pemain-pemain lain, begitu, ya. Itu tidak baik dan itu sangat tidak sehat lah untuk perkembangan sepak bola Kota Pontianak. Dan alhamdulillah, ya, Kota Pontianak setiap kali mengikuti kompetisi tidak ada hal yang demikian. Dan ini yang akan kita jaga terus, ya. Jadilah atlet yang sportif dan tidak mencederai lawan, dan juga jadilah tim yang menghormati lawannya, begitu.

Ditunda itu karena ada himbauan juga dari Pak Wali Kota.

Dalam hal ini, pemerintahan Kota Pontianak kan seluruh kegiatan yang ada di luar, yang ada di luar gedung, ya, katakanlah di luar, di lapangan terbuka, mengingat cuaca yang sangat tidak sehat, semua kebijakan-kebijakan itu ditunda,Sampai dinyatakan udara benar-benar sudah sehat.

Bagikan Artikel

Langganan

Popular

Lebih banyak seperti ini
Related

Kapolsek Tanjung Agung Bersama Serdik Sespimmen Polri Dikreg 67 Gelar FGD Mitigasi Karhutla

  MUARA ENIM – Dalam rangka mendukung upaya pencegahan dan...

Bhabinkamtibmas Polsek Nongkojajar Pantau Tanaman Bawang Merah, Dukung Program Ketahanan Pangan

http://Iji.red 11 September 2026 PASURUAN – Dalam rangka mendukung program...

Kepala BNN RI Hadiri Wisuda Purnawira Pati Polri

Iji.red Jakarta - Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto,...