Pupuk Subsidi Diduga Diselundupkan ke Mamuju Tengah, APMM Tantang Pemkab dan APH Bertindak

Date:

IJI Red MAMASA : Skandal dugaan penyelundupan pupuk subsidi dari Mamasa ke Mamuju Tengah membakar amarah Aliansi Perjuangan Mahasiswa Mamasa (APMM). Berawal dari kecelakaan maut mobil pick-up muatan pupuk di kawasan Kondoruba, perbatasan Aralle–Tabulahan, tabir gelap aksi “main mata” distribusi pupuk akhirnya jebol ke publik.

Mahasiswa menolak keras kasus ini disempitkan sekadar insiden lalu lintas biasa. Ada aroma kejahatan sistematis yang sengaja merampok hak para petani lokal.

“Jangan coba-coba amnesia! Ini bukan cuma laka lantas, ini indikasi kuat penjarahan hak petani Mamasa. Siapa aktor intelektual di balik aliran pupuk kelabu ini? Siapa yang main belakang?” tegas Muh. Nabir dengan nada tinggi.

Tak main-main, APMM melayangkan ultimatum keras dan menantang Dinas Pertanian, Pemkab Mamasa, hingga Aparat Penegak Hukum (APH) untuk keluar dari zona nyaman. Mereka mendesak pembongkaran total rantai pasok pupuk yang kian bobrok.

Berikut 5 Tuntutan Mutlak yang dilayangkan APMM:

  • Bongkar Aktor & Rute Gelap: Usut tuntas asal-usul dan rute dugaan barang selundupan keluar Mamasa.
  • Seret Semua Oknum: Periksa seluruh rantai mafia distribusi tanpa tebang pilih.
  • Buka Data Transparan: Transparansikan seluruh data alokasi dan distribusi pupuk subsidi secara telanjang ke publik.
  • Sanksi Pidana Tegas: Tindak dan penjarakan pihak yang terbukti menimbun atau mengalihkan pupuk.
  • Evaluasi Total: Bupati Mamasa wajib bertanggung jawab dan mencopot pejabat Dinas Pertanian yang mandul dalam pengawasan.

APMM memberi batas waktu singkat bagi pihak terkait untuk bersuara dan bertindak konkret. Jika Pemkab dan APH memilih bungkam serta melindungi oknum internal, mahasiwa memastikan akan mengepung dan melumpuhkan Mamasa dengan gelombang aksi besar-besaran.

“Pupuk subsidi itu darah bagi petani Mamasa, bukan barang dagangan mafia! Jika pemerintah dan penegak hukum diam, jangan salahkan jika kami ratakan jalanan dengan gelombang massa!” pungkas Nabir menyulut perlawanan. (ZUL)

Bagikan Artikel

Langganan

Popular

Lebih banyak seperti ini
Related

Sodik dan Kasie Tramtib Cipondoh kesalahpahaman berakhir Saling Memaafkan

IJI.RED  — TANGERANG — CIPONDOH. Kesalahpahaman yang sempat terjadi...

Kapolsek Tanjung Agung Bersama Serdik Sespimmen Polri Dikreg 67 Gelar FGD Mitigasi Karhutla

  MUARA ENIM – Dalam rangka mendukung upaya pencegahan dan...

Bhabinkamtibmas Polsek Nongkojajar Pantau Tanaman Bawang Merah, Dukung Program Ketahanan Pangan

http://Iji.red 11 September 2026 PASURUAN – Dalam rangka mendukung program...