Pontianak-Berdasarkan hasil pemantauan dilapangan Tim Redaksi dampak Karhutla yang melanda Kalimantan barat tidak mempengaruhi signifikan anak libur sekolah.
Anak yang mestinya beraktifitas di dalam rumah malah banyak melakukan aktifitas diluar rumah ini terlihat jelas kunjungan dari awak media ditempat tempat umum sperti ditemukan dilapangan berkunjung kemol,cafe,tempat bermain billiar dan game rental PS.
Sedangkan Pemerintah meliburkan anak sekolah supaya tidak ada aktifitas diluar rumah dengan melakukan sekolah daring namun dengan dengan diadakanya sekolah daring tidak berdampak positif pada anak.
Berdasarkan hasil dari wawancara dari orang tua murid menginginkan kegiatan belajar mengajar KBM tetap dilakukan tatap muka disekolah dengan ketentuan siswa menggunakan masker.
Dengan jam pelajaran yang biasanya 8 jam tatap muka dikurangi menjadi 4 jam proses ngajar mengajar sehingga materi pembakaran dapat diterima dengan baik.
Di himbau kepada pemerintah dapat memberikan kebijakan untuk melakukan kegiatan belajar mengajar tatap muka diselenggarakan,mengingat sudah satu bulan penuh KBM tatap muka tidak terlaksana.
Tim Redaksi