REMBANG// IJI.RED// Suasana kawasan wisata Taman Kartini Rembang, Jumat (14/8) siang, tampak lebih meriah dari biasanya. Puluhan pedagang Pasar Kota Rembang berjalan santai atau mlaku-mlaku dari kawasan pasar menuju Taman Kartini, membawa suasana penuh keakraban dan kebersamaan.
Di tengah momen tersebut, aksi sosial dari Abdi Chicken, pemasok daging ayam berlisensi halal yang telah lama dikenal masyarakat Rembang, berhasil mencuri perhatian. Dengan penuh kepedulian, Abdi Chicken membagikan daging ayam dan bakso secara cuma-cuma kepada masyarakat, pedagang pasar, serta para pekerja sektor informal di sepanjang perjalanan menuju Taman Kartini.
Senyum dan rasa bahagia pun terlihat jelas dari wajah para penerima. Sumani, seorang juru parkir, bersama Subagio, penarik becak, mengaku senang mendapatkan perhatian dan bingkisan dari kegiatan tersebut.
“Saya senang sekali kalau ada kegiatan seperti ini. Terima kasih, saya dapat bakso,” ujar Sumani dengan wajah penuh kegembiraan.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 14.00 WIB itu berlangsung semarak. Perwakilan manajemen Abdi Chicken turun langsung menyapa para pedagang dan pekerja informal sambil membagikan paket ayam dan bakso. Sapaan hangat, senyum, dan suasana kekeluargaan membuat kegiatan tersebut terasa semakin istimewa.
Bagi Abdi Chicken, berbagi atau yang dalam tradisi lokal dikenal sebagai “aweh bebungah”, bukan sekadar kegiatan seremonial. Ada semangat kepedulian dan kebersamaan yang ingin dibangun melalui kegiatan tersebut.
Empat Semangat di Balik “Aweh Bebungah”
Pertama, memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Momentum HUT Kemerdekaan diisi dengan aksi nyata yang manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.
Kedua, ikut menghidupkan wisata lokal.
Kegiatan di Taman Kartini menjadi bentuk dukungan terhadap upaya mengembalikan Taman Kartini sebagai ruang publik dan destinasi wisata keluarga yang membanggakan bagi masyarakat Rembang.
Ketiga, mempererat silaturahmi.
Perwakilan Abdi Chicken, Aris, mengatakan bahwa para pedagang pasar selama ini merupakan bagian penting dari hubungan kemitraan.
“Kami ingin menyapa langsung para bakul yang selama ini menjadi mitra kami. Kehadiran mereka di sini kami harapkan dapat memperkuat ikatan kekeluargaan di antara sesama pedagang,” tutur Aris.
Keempat, memberikan apresiasi kepada pelaku ekonomi kerakyatan.
Para pedagang pasar dinilai memiliki peran penting dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat Rembang. Karena itu, kegiatan berbagi ini menjadi bentuk penghargaan sekaligus ungkapan terima kasih kepada mereka.

Kegiatan tersebut juga mendapat apresiasi dari Kepala Bidang Pasar Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Rembang, Herry “Marco” Martono, yang turut hadir dalam acara.
“Alhamdulillah, acara kali ini berjalan dengan lancar. Nanti saya akan menyampaikan sedikit arahan mengenai program-program pengembangan UMKM, khususnya di kalangan pasar,” ungkapnya.
Antusiasme juga dirasakan para peserta. Dita, salah seorang pedagang ayam, mengaku senang dapat berkumpul bersama dalam suasana yang berbeda.
“Saya sangat senang karena ada acara kumpul bareng seperti ini. Semoga ke depan lebih ramai lagi,” ujarnya.
Suasana semakin hangat ketika seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan makan bersama. Canda, tawa, dan kebersamaan menyatu di kawasan Taman Kartini.
Lebih dari sekadar membagikan ayam dan bakso, kegiatan ini menjadi pesan sederhana bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui kepedulian terhadap sesama.
Dari pasar menuju Taman Kartini, dari berbagi makanan hingga berbagi kebahagiaan. Semangat kemerdekaan pun terasa semakin nyata ketika masyarakat bisa berkumpul, bersilaturahmi, dan saling berbagi.
Kegiatan Abdi Chicken tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa ruang publik bukan hanya tempat untuk berwisata, tetapi juga dapat menjadi ruang bertemunya masyarakat, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan kembali semangat kebersamaan di Kabupaten Rembang.
(wik )