HIMBAUAN TEGAS KEPADA SELURUH PIHAK,JAGA JAKARTA, JAGA KETERTIBAN, HORMATI HAK BERSAMA

Date:

IJI RED — JAKARTA, 25 AGUSTUS 2026 — Sehubungan dengan rencana gelombang besar penyampaian aspirasi masyarakat dari berbagai penjuru provinsi dan kabupaten di seluruh Indonesia yang akan berkumpul di Ibu Kota Jakarta terkait pembahasan Undang-Undang Perampasan Aset Hasil Tindak Pidana, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Polda Metro Jaya dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah menyampaikan peringatan dan himbauan yang sangat tegas, serius, dan menyeluruh kepada seluruh elemen masyarakat, peserta aksi, maupun warga yang beraktivitas di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

PERINGATAN AWAL AKSI DARI PENJURU NEGERI MEMERLUKAN KEWASPADAAN MAKSIMAL

Penyampaian aspirasi adalah hak konstitusional setiap warga negara, termasuk warga yang datang dari luar kota. Namun hak tersebut MEMILIKI BATASAN YANG TEGAS,tidak boleh mengganggu ketertiban umum, tidak boleh merusak fasilitas publik, tidak boleh menghalangi aktivitas ekonomi jutaan warga Jakarta yang setiap hari berjuang mencari sesuap nasi, dan SAMA SEKALI TIDAK BOLEH MENJADI ALASAN UNTUK KEKERASAN, PERUSAKAN, ATAU PENYERANGAN TERHADAP KOTA INI.

Kami memahami semangat dan keinginan luhur saudara-saudara yang datang dari jauh — dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Nusa Tenggara — untuk menuntut keadilan dan pengembalian aset negara yang dirampas oleh para pelaku kejahatan. Semangat itu patut dihargai. NAMUN SEMANGAT ITU TIDAK BOLEH DIWUJUDKAN DENGAN MERUSAK JAKARTA. Jakarta bukan musuh rakyat. Jakarta adalah rumah bersama, jantung kehidupan bangsa, dan tempat jutaan warga yang tidak bersalah menjalani kehidupan sehari-hari.

PERINGATAN TEGAS: JANGAN SAMPAI ADA SATU PUN PERUSAKAN DI KOTA INI

Kami tegaskan dengan sangat jelas dan tegas kepada seluruh peserta aksi yang akan hadir dari berbagai daerah di Indonesia:

“JAKARTA ADALAH RUMAH KITA BERSAMA. FASILITAS UMUM, TROTOAR, HALTE, TAMAN, JALAN RAYA, LAMPU LALU LINTAS, DAN SETIAP SUDUT KOTA INI ADALAH MILIK SELURUH RAKYAT INDONESIA. BUKAN UNTUK DIRUSAK, DIRUSAKKAN, ATAU DIJADIKAN SAKSI KEKERASAN.”

Kami tidak akan mentoleransi sedikit pun perusakan fasilitas publik, pengrusakan properti warga, pembakaran bendera, penghancuran sarana transportasi, maupun tindakan anarkis lainnya. Siapa pun yang merusak, dari mana pun berasal, akan diproses hukum secara tegas dan tanpa kompromi. Jangan sampai semangat menegakkan keadilan justru diawali dengan pelanggaran hukum dan perusakan yang merugikan rakyat sendiri.

Kami berharap para pemimpin aksi dan koordinator peserta dari daerah-daerah dapat menjaga anggotanya dengan ketat. Ingatlah: keberhasilan sebuah aspirasi bukan diukur dari seberapa besar keributan yang ditimbulkan, melainkan dari seberapa bijaksana dan tertib peserta menyampaikan pendapatnya. Kedewasaan berdemokrasi terlihat dari ketertiban, bukan dari kerusakan.

KEPADA SELURUH WARGA JAKARTA DAN PENGGUNA JALAN, RENCANAKAN PERJALANAN DENGAN SANGAT MATANG

Kepada jutaan warga Jakarta, pekerja, pelajar, pelaku usaha, dan masyarakat yang beraktivitas di kawasan ibu kota dan penyangga (Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), kami sampaikan dengan sangat serius:

1. HINDARI SAMA SEKALI KAWASAN LOKASI AKSI

Hindari sepenuhnya kawasan Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jalan M.H. Thamrin, Jalan Sudirman, Jalan Gatot Subroto, Bundaran HI, dan seluruh jalan penghubung di radius 3 kilometer dari titik kumpul aksi. Jangan melintas sekadar untuk melihat-lihat. Kehadiran yang tidak perlu hanya akan memperparah kemacetan dan meningkatkan risiko keselamatan.

2. PEKERJA & PERUSAHAAN: PERTIMBANGKAN BEKERJA DARI RUMAH / LIBUR SEMENTARA

Kami menyampaikan imbauan yang sangat mendesak dan tegas kepada seluruh perusahaan, instansi pemerintah, swasta, sekolah, dan lembaga di Jakarta:

“Apabila memungkinkan, BERIKAN KESEMPATAN LIBUR SEMENTARA ATAU BEKERJA DARI RUMAH pada hari pelaksanaan aksi hingga situasi dipastikan benar-benar kondusif dan aman. Jangan memaksakan karyawan untuk bepergian jika perjalanan mereka berisiko terhambat, terjebak macet berjam-jam, atau terjebak dalam ketidakpastian situasi.”

Keselamatan dan kelancaran perjalanan warga jauh lebih penting daripada kehadiran fisik di tempat kerja. Kerugian akibat keterlambatan, kemacetan berjam-jam, risiko keamanan, dan biaya transportasi yang membengkak jauh lebih besar dibandingkan kerugian produktivitas satu hari. Kami mohon kebijaksanaan pimpinan perusahaan untuk memahami situasi ini demi keselamatan rakyat banyak.

3. GUNAKAN JALUR ALTERNATIF YANG JELAS

Bagi yang benar-benar harus beraktivitas dan tidak dapat menunda perjalanan, gunakan jalur alternatif berikut:

Arah Jalur Alternatif
Utara ↔ Selatan Tol Dalam Kota, Jalan Letjen S. Parman, Jalan Rasuna Said, Jalan TB Simatupang, Jalan Jenderal Ahmad Yani
Barat ↔ Timur Jalan Tol Jakarta–Cikampek, Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Laksamana Yos Sudarso, Jalan D.I. Panjaitan
Transportasi Umum Utamakan KRL Commuter Line, MRT Jakarta, LRT Jakarta, dan Kereta Cepat Whoosh — hindari bus umum yang rutenya melintasi kawasan pusat kota. Pantau terus pengalihan rute Transjakarta melalui akun resmi @PT_Transjakarta

4. PERTAHANKAN INFORMASI DARI SUMBER RESMI SAJA

Selalu pantau perkembangan situasi melalui:

– 📡 Akun resmi @PoldaMetroJaya, @DKIJakarta, @DishubDKI
– Siaran berita televisi dan media terpercaya
– Aplikasi navigasi Google Maps/Waze untuk pembaruan lalu lintas secara langsung

JANGAN MENYEBARKAN BERITA HOAX ATAU TIDAK TERTENTU ASAL-USULNYA. Kepanikan yang tidak perlu justru lebih berbahaya daripada situasi sebenarnya. Tetap tenang, tetap waspada, tetap terinformasi dengan benar.

PESAN KEPADA PARA PENYAMPAI ASPIRASI DARI SELURUH PELOSOK NEGERI

Saudara-saudara kami yang datang dari jauh:

Kami menyambut niat baik kalian. Kami juga menuntut keadilan. Kami juga menginginkan aset negara yang dirampas dikembalikan. Kami juga ingin hukum berjalan tegas terhadap para perampok kekayaan rakyat. Kita berada di barisan yang sama.

Namun izinkan kami menyampaikan satu hal yang sangat penting:

“Keadilan yang kalian perjuangkan tidak akan lahir dari kerusakan di jalanan. Kemenangan yang kalian cari tidak akan diraih dengan membuat rakyat kecil menderita macet berjam-jam. Aspirasi yang mulia harus disampaikan dengan kemuliaan sikap, ketertiban, dan kedewasaan.”

Jagalah sikap kalian selama berada di Jakarta. Jadikan aksi ini sebagai contoh bahwa rakyat Indonesia mampu berdemokrasi dengan teratur, sopan, tertib, dan damai. Buktikan bahwa kita tidak perlu merusak kota untuk menegakkan keadilan. Bubarkan diri tepat waktu, kembalilah ke daerah masing-masing dengan selamat, dan biarkan hasil aspirasi yang tertib ini menjadi kekuatan yang jauh lebih besar daripada ribuan kerusakan.

JAKARTA MILIK KITA SEMUA — JAGA BERSAMA

Pada akhirnya, Jakarta adalah ibu kota bangsa Indonesia ,Jakarta adalah rumah bagi jutaan orang yang bangun setiap pagi untuk bekerja, berjuang, dan menghidupi keluarga. Jangan biarkan aspirasi yang benar berujung pada penderitaan rakyat yang tidak bersalah.

Kepada semua pihak: Bersikaplah bijaksana. Bertindaklah bertanggung jawab. Hormatilah hak orang lain. Jaga kebersihan dan ketertiban kota ini seperti kalian menjaga rumah sendiri.

Semoga aspirasi kita tersampaikan, semoga keadilan segera ditegakkan, dan semoga kita semua pulang dengan selamat — tanpa kerusakan, tanpa kekerasan, tanpa luka di kota tercinta ini.

JAKARTA BERADAB, DEMOKRASI BERKUALITAS, RAKYAT BERKUASA — TANPA MERUSAK DAN KITA  JAGA BERSAMA.

Red DAVID E,S.E.

Bagikan Artikel

Langganan

Popular

Lebih banyak seperti ini
Related

Sodik dan Kasie Tramtib Cipondoh kesalahpahaman berakhir Saling Memaafkan

IJI.RED  — TANGERANG — CIPONDOH. Kesalahpahaman yang sempat terjadi...

Pupuk Subsidi Diduga Diselundupkan ke Mamuju Tengah, APMM Tantang Pemkab dan APH Bertindak

IJI Red MAMASA : Skandal dugaan penyelundupan pupuk subsidi dari...

Kapolsek Tanjung Agung Bersama Serdik Sespimmen Polri Dikreg 67 Gelar FGD Mitigasi Karhutla

  MUARA ENIM – Dalam rangka mendukung upaya pencegahan dan...