Ketum PWDPI Bongkar Modus Elite Global Kuasai Negara Lewat Jeratan Utang dan Adu Domba
Ketua Umum DPP PWDPI M. Nurullah RS Ingatkan Presiden Prabowo Waspada Pola Kapitalisme yang Ancam Kedaulatan RI
IJI.RED | JAKARTA – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (DPP PWDPI), M. Nurullah RS, mengingatkan Presiden Prabowo Subianto dan jajaran pemerintah agar mewaspadai pola kerja kelompok elite global dalam sistem kapitalisme yang berpotensi menggerus kedaulatan negara.
Peringatan itu disampaikan Nurullah RS pada Kamis (11/6/2026). Menurutnya, uraian langkah demi langkah yang dijalankan elite global menjadi alarm penting bagi bangsa Indonesia untuk tetap waspada dan menjaga persatuan.
Incar Negara Kaya SDA, Sistem Lemah
Nurullah menjelaskan, target utama elite global adalah negara-negara kaya sumber daya alam namun memiliki sistem pemerintahan dan ekonomi yang lemah.
“Mereka datang bukan untuk membantu, melainkan bertujuan menguasai kekayaan alam dan potensi ekonomi yang dimiliki,” tegasnya.
5 Pola Penetrasi Elite Global ke Indonesia
1. Jeratan Utang
Menawarkan pinjaman besar dengan syarat tersembunyi. Begitu negara terperangkap, kendali ekonomi perlahan beralih ke pihak pemberi utang.
2. Adu Domba & Perpecahan
Menciptakan pertikaian berbasis Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan – SARA, hingga perbedaan pandangan politik. “Ketika bangsa terpecah, akan lebih mudah dikendalikan,” ujarnya.
3. Intervensi Politik
Mencampuri urusan dalam negeri, mendukung kelompok tertentu, hingga menjatuhkan pemimpin yang dianggap tidak sejalan dengan kepentingan mereka.
4. Hancurkan Skema Ekonomi
Mencari celah kelemahan sistem keuangan, lalu menarik investasi secara tiba-tiba. Akibatnya nilai mata uang anjlok dan perekonomian runtuh dari dalam.
5. Ciptakan Kekacauan hingga Kudeta
“Ketika negara sudah dalam kondisi lemah, kekacauan sengaja diciptakan. Jika diperlukan, peralihan kekuasaan dilakukan secara paksa agar kendali penuh berpindah ke tangan mereka,” ungkap Nurullah.
Indonesia Jadi Sasaran Potensial
Lebih jauh, Nurullah menegaskan Indonesia sangat kaya sumber daya alam. Kondisi ini justru menjadikan Indonesia sasaran potensial elite global.
“Pola seperti ini bukan sekadar teori, tapi sudah sering terjadi di berbagai belahan dunia. Kita harus membuka mata dan memahami cara kerja mereka agar tidak terjebak dalam permainan yang merugikan kedaulatan bangsa,” ujarnya.
2 Kunci Agar Indonesia Tidak Terjerat
Agar Indonesia tidak mengikuti pola tersebut, Nurullah menilai diperlukan 2 langkah utama:
1. Bangun Kemandirian Ekonomi
Kurangi ketergantungan pada utang luar negeri atau investasi yang hanya menguntungkan satu pihak. Program hilirisasi sumber daya alam yang dijalankan pemerintah dinilainya sebagai langkah tepat agar kekayaan bumi Indonesia memberi nilai tambah sebesar-besarnya bagi rakyat.
2. Jaga Persatuan dan Kesatuan
“Mereka tidak akan bisa berbuat banyak jika kita bersatu. Jangan mudah terprovokasi isu SARA atau perbedaan politik yang sengaja dibakar. Persatuan adalah benteng pertahanan paling kuat,” tegasnya.
Nurullah juga mengingatkan masyarakat dan pemerintah agar waspada terhadap tawaran yang terlihat terlalu menguntungkan di permukaan namun menyimpan kepentingan tersembunyi.
“Kedaulatan negara tidak boleh ditukar dengan keuntungan sesaat. Kita harus memastikan setiap kebijakan, kerja sama, dan utang yang diambil benar-benar berpihak pada kesejahteraan rakyat Indonesia, bukan sekadar menguntungkan segelintir pihak asing,” pungkasnya.
Foto: Karikatur Ketua Umum DPP PWDPI, M. Nurullah RS.
Rilis: Humas DPP PWDPI