JAKARTA SELATAN,– Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang Jalan Stasiun Tanjung Barat, Jakarta Selatan, dilaporkan mati total dan tidak menyala pada Minggu, 2 November 2026 malam.
Kondisi gelap gulita tersebut dikeluhkan pengguna jalan dan warga sekitar. Mereka menduga ada kelalaian petugas dalam menjalankan pemeliharaan PJU di wilayah tersebut.
Jalan Gelap Gulita, Rawan Kecelakaan dan Kejahatan:
Pantauan di lokasi, sepanjang jalur menuju Stasiun Tanjung Barat gelap tanpa penerangan. Kondisi ini sangat membahayakan pengendara, terutama pengendara roda dua, pejalan kaki, dan pengguna KRL yang keluar-masuk stasiun pada malam hari.
“Gelap total, bahaya sekali. Motor harus pakai lampu jauh. Takut ada lubang atau orang nyebrang tidak kelihatan. Rawan begal juga,” keluh salah satu pengguna jalan.
Warga menilai PJU merupakan fasilitas vital yang seharusnya mendapat perawatan rutin dari Pemprov DKI Jakarta.
Warga Desak Pemprov DKI Segera Bertindak:
Pengguna jalan berharap Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga dan Dinas Perhubungan segera turun tangan memperbaiki lampu PJU yang mati.
PJU yang mati total tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas dan tindak kriminalitas.
Warga meminta Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan segera melakukan pengecekan instalasi dan mengganti lampu yang rusak agar penerangan kembali normal.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab matinya PJU di Jalan Stasiun Tanjung Barat.