PROYEK SITANALA DISOROT, PIPA TIRTA BENTENG DIDUGA BOCOR,KARNA ALAT BERAT

Date:

IJI.RED — TANGERANG — 1september 2026 — Proyek Peningkatan Jalan Sitanala, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, yang disebut bernilai sekitar Rp1,922 miliar, menjadi sorotan setelah jaringan pipa air milik Perumda Tirta Benteng diduga mengalami kerusakan saat pekerjaan menggunakan alat berat berlangsung. Dugaan kebocoran tersebut menyebabkan air bersih mengalir di sekitar lokasi pekerjaan dan memunculkan pertanyaan publik mengenai pengawasan proyek serta perlindungan terhadap jaringan utilitas.

Persoalan ini perlu dilihat secara serius, bukan semata sebagai insiden teknis. Apabila hasil pemeriksaan nantinya membuktikan adanya hubungan antara kerusakan pipa dengan aktivitas alat berat, maka perlu ditelusuri bagaimana prosedur penggalian dilaksanakan, apakah posisi jaringan utilitas telah diketahui sebelumnya dan apakah pengamanan terhadap pipa telah dilakukan sebelum pekerjaan dimulai.

Pertanyaan utama kini mengarah kepada sistem pengawasan. Apakah mandor berada di lokasi? Apakah konsultan pengawas melakukan pengawasan langsung? Apakah operator alat berat telah diberikan informasi mengenai keberadaan jaringan pipa? Dan apakah kontraktor telah berkoordinasi dengan Perumda Tirta Benteng?

Pertanyaan tersebut penting karena proyek berada di kawasan perkotaan yang memiliki berbagai jaringan utilitas bawah tanah. Pekerjaan menggunakan alat berat semestinya didahului identifikasi kondisi lapangan agar risiko kerusakan fasilitas publik dapat diminimalkan.

Dugaan kebocoran juga menimbulkan persoalan mengenai air bersih yang terbuang. Perumda Tirta Benteng perlu menjelaskan kapan kerusakan diketahui, berapa lama kebocoran berlangsung, berapa estimasi volume air yang terbuang, apakah pelayanan pelanggan terganggu, serta bagaimana proses penanganan dan perbaikan dilakukan.

Di sisi lain, DPUPR Kota Tangerang, kontraktor pelaksana dan konsultan pengawas perlu memberikan keterangan mengenai kronologi kejadian. Apakah dugaan kerusakan tersebut telah dicatat dalam laporan harian proyek? Apakah telah dilakukan pemeriksaan bersama? Dan apakah terdapat dokumentasi kondisi jaringan sebelum pekerjaan galian dilakukan?

Transparansi menjadi penting agar dugaan tersebut tidak berkembang menjadi kesimpulan sepihak. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan kerusakan tidak berkaitan dengan proyek, fakta tersebut harus disampaikan. Sebaliknya, jika terbukti kerusakan berkaitan dengan pekerjaan, maka mekanisme pertanggungjawaban harus dijalankan sesuai ketentuan.

Publik tidak menolak pembangunan Jalan Sitanala. Masyarakat justru membutuhkan infrastruktur yang baik. Namun pembangunan dengan anggaran publik harus dilaksanakan secara profesional dan tidak mengabaikan fasilitas pelayanan masyarakat lainnya.

Jangan sampai satu fasilitas publik diperbaiki, sementara fasilitas publik lainnya justru mengalami kerusakan.

Karena itu, instansi terkait perlu memastikan seluruh fakta melalui pemeriksaan teknis, bukan sekadar memberikan jawaban normatif. Nilai proyek yang mencapai sekitar Rp1,922 miliar membuat aspek pengawasan tidak boleh dipandang sebelah mata.

Jika pipa memang rusak akibat alat berat, harus ada penjelasan mengenai penyebab dan pertanggungjawabannya. Jika bukan, hasil pemeriksaan harus menjadi dasar klarifikasi.

Pertanyaan publik kini sederhana: siapa yang bertanggung jawab mengawasi pekerjaan ketika pipa Tirta Benteng diduga mengalami kerusakan?

IJI.

oplus_32

RED — Mengawal fakta, menguji data, dan meminta pertanggungjawaban publik.
RED DAVID E,SE.

Bagikan Artikel

Langganan

Popular

Lebih banyak seperti ini
Related

Sodik dan Kasie Tramtib Cipondoh kesalahpahaman berakhir Saling Memaafkan

IJI.RED  — TANGERANG — CIPONDOH. Kesalahpahaman yang sempat terjadi...

Pupuk Subsidi Diduga Diselundupkan ke Mamuju Tengah, APMM Tantang Pemkab dan APH Bertindak

IJI Red MAMASA : Skandal dugaan penyelundupan pupuk subsidi dari...

Kapolsek Tanjung Agung Bersama Serdik Sespimmen Polri Dikreg 67 Gelar FGD Mitigasi Karhutla

  MUARA ENIM – Dalam rangka mendukung upaya pencegahan dan...