Banyuwangi- iji.red
Suasana begitu rukun, damai, dan khidmat terasa sore ini, Sabtu (29/8), di Balai Kambang—tempat yang sudah lama disakralkan warga Desa Gitik, Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, setiap kali hendak menggelar hajatan besar.
Warga berkumpul mengadakan selamatan dan syukuran, diawali doa bersama memohon kepada Yang Maha Esa serta para leluhur: semoga karnaval peringatan HUT RI‑81 yang digelar besok, Minggu (30/8), berjalan lancar, aman, tanpa satu pun halangan.
Hadir perwakilan dari keempat dusun se‑Desa Gitik, membawa sajian sesaji yang setelah doa selesai, disantap bersama secara sederhana.
“Kedatangan kami ke sini adalah wujud ingat dan hormat kepada leluhur, mendoakan agar mereka ditempatkan di sisi‑Nya. Kami pun berharap doa restu dan pendampingan dari para leluhur—supaya acara berjalan mulus dan tak ada kendala,” ujar Di, salah satu warga yang hampir tiap hari berada di tempat tersebut.
Kegiatan sederhana ini bukan sekadar tradisi, melainkan ikatan batin: merawat akar sejarah sekaligus memohon keberkahan demi kebersamaan warga Desa Gitik.