IJI.red, Karanganyar | — Kebakaran hutan dan lahan di lereng Gunung Lawu menghadapi tantangan berat karena lokasi sulit dijangkau lewat jalur darat. Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Roy Hardi Siahaan langsung turun ke lokasi untuk memimpin koordinasi penanganan, sekaligus mengupayakan dukungan helikopter pemadam dan kemungkinan modifikasi cuaca.
Saat meninjau Posko Bersama Penanganan Karhutla di Tawangmangu, Kapolda menjelaskan bahwa 244 personel gabungan dari Polri, TNI, BPBD, Basarnas, Perhutani, dan relawan telah dikerahkan. Namun medan yang berat membuat pemadaman sejauh ini masih mengandalkan peralatan konvensional.
“Kita sedang berkoordinasi untuk mendatangkan helikopter dari Penerbad guna melakukan water bombing, mengingat lokasi kebakaran sulit dijangkau dari darat,” ungkap Kapolda.
Selain dukungan udara, pihaknya juga membahas kemungkinan modifikasi cuaca bersama BMKG, meskipun pelaksanaannya masih menunggu penilaian teknis. Angin kencang dan cuaca kering menjadi kendala utama yang memperlambat pemadaman.
Penyebab kebakaran sendiri belum dipastikan; dugaan kelalaian manusia masih dalam pemeriksaan dan belum ada kesimpulan resmi.
( IQbal 049 )