Sekolah Di Ujung Penantian,Kepala SDN 2 Agra Mulya Pasrah Menanti Rehabilitasi.

Date:

KONAWE,IJI.RED — Harapan untuk melihat bangunan sekolah yang lebih layak masih menjadi penantian panjang bagi keluarga besar SDN 2 Agra Mulya, Desa Ahuhu, Kecamatan Meluhu, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.Sabtu(15/8/2026).

Selama kurang lebih 19 tahun, sekolah tersebut disebut belum mendapatkan program bantuan rehabilitasi sekolah. Kondisi itu membuat pihak sekolah terus berupaya mengusulkan perbaikan, dengan harapan perhatian pemerintah terhadap sarana dan prasarana pendidikan di sekolah tersebut segera terwujud.

Kepala SDN 2 Agra Mulya, Astina, S.Pd., mengatakan pihaknya telah berulang kali menyampaikan usulan rehabilitasi kepada pihak terkait. Bahkan, menurut Astina, komunikasi mengenai rencana rehabilitasi juga pernah dilakukan melalui sambungan telepon dari pihak kementerian.
Namun, hingga kini, harapan tersebut belum berbuah menjadi pekerjaan rehabilitasi yang nyata di sekolah.

“Sekolah kami sudah kurang lebih 19 tahun belum mendapatkan program bantuan rehabilitasi sekolah. Kami sudah beberapa kali mengusulkan, bahkan pernah dihubungi dari kementerian terkait rehabilitasi, tetapi sampai sekarang belum terealisasi,” ujar Astina.

Bagi Astina, kondisi tersebut menjadi sebuah dilema. Di tengah keterbatasan sarana fisik, kegiatan belajar mengajar harus tetap berjalan. Para guru tetap menjalankan tugasnya, sementara para siswa terus menuntut ilmu di tengah kondisi fasilitas sekolah yang membutuhkan perhatian.

Bangunan sekolah seolah menjadi saksi bisu panjangnya perjalanan pendidikan yang telah dilalui. Waktu terus bergulir, sementara harapan untuk mendapatkan sentuhan rehabilitasi masih berada di ujung penantian.

Meski demikian, pihak sekolah mengaku tetap berupaya menjalankan proses pendidikan sebagaimana mestinya. Usulan rehabilitasi terus disampaikan sebagai bentuk ikhtiar agar kondisi fisik sekolah dapat diperbaiki dan fasilitas pendidikan menjadi lebih layak bagi siswa maupun tenaga pendidik.

Astina berharap pemerintah dapat memberikan perhatian terhadap kondisi SDN 2 Agra Mulya, khususnya dalam hal peningkatan sarana dan prasarana pendidikan.

Menurutnya, rehabilitasi bukan hanya menyangkut perbaikan bangunan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman dan mendukung kegiatan pendidikan.

Di sisi lain, proses rehabilitasi sekolah tentu membutuhkan tahapan sesuai mekanisme pemerintah, mulai dari pengusulan, verifikasi kondisi bangunan, penentuan prioritas hingga ketersediaan anggaran. Karena itu, pihak sekolah berharap usulan yang telah disampaikan dapat memperoleh tindak lanjut sesuai ketentuan.

Hingga berita ini disusun, belum diperoleh keterangan resmi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Konawe maupun pihak kementerian terkait mengenai status usulan rehabilitasi SDN 2 Agra Mulya tersebut.

Bagi keluarga besar SDN 2 Agra Mulya, penantian selama bertahun-tahun bukan berarti hilangnya harapan. Di balik dinding sekolah yang terus menua, masih tersimpan satu asa: agar ruang-ruang belajar yang menjadi tempat tumbuhnya generasi penerus mendapat perhatian dan sentuhan pembangunan yang layak.(SAIMIN).

Bagikan Artikel

Langganan

Popular

Lebih banyak seperti ini
Related

Isman Semara,S.H Jadi Pendaftar Pertama Bakal Calon Kepala Desa Tamborasi

KOLAKA,IJI.RED — Isman Semara, S.H. menjadi pendaftar pertama dalam...

Maulid Nabi Muhammad SAW di Karangbendo Berlangsung Meriah, Warga Bersatu dalam Kebersamaan dan Sholawat

BANYUWANGI — ijired Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW bersama...

Tinjau Kesiapan Alutista Jepang, Dandim 1209/Bengkayang Monitor Unloading Kapal Pendarat LCAC 

  Bengkayang – Dandim 1209/Bky Letkol Inf Aprianda, S.H., M.Sc.,...

Tinjau Karhutla di Lahan Gambut Kubu Raya, Wapres Tekankan Pentingnya Pengawasan Berkelanjutan

  Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau langsung titik kebakaran...