PTBA Perkuat Transformasi dan Tata Kelola melalui Integrasi Sistem 1MINDERP SAP

Date:

 

Tanjung Enim, 19 Agustus 2026 -PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) terus memperkuat transformasi perusahaan melalui implementasi 1MINDER SAP yang mencakup berbagai lini bisnis, mulai dari keuangan, pengadaan, penjualan, operasional tambang hingga sumber daya manusia.

Integrasi sistem ini menjadi langkah strategis Perseroan dalam membangun proses bisnis yang semakin terhubung, berbasis data, serta didukung tata kelola perusahaan yang semakin kuat dan terintegrasi. Dengan terintegrasinya proses dan data dalam satu sistem, PTBA mendorong terciptanya informasi yang lebih akurat, proses kerja yang lebih efisien, pengendalian internal yang lebih kuat, serta pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tepat.

Direktur Utama PTBA Bambang Ismawan menekankan, impelementasi SAP bukan hanya pemasangan sebuah aplikasi baru, namun bagian dari transformasi perusahaan.

“Yang bergeser bukan hanya tampilan di layar, tetapi orangnya, alur kerjanya, datanya, teknologinya, sekaligus tata kelolanya. Pekerjaan yang dulu berjalan sendiri-sendiri kini saling terhubung, angka yang dulu berserakan kini bermuara pada satu sumber, dan keputusan dapat diambil lebih cepat dengan dasar yang lebih kuat,” jelasnya.

Bambang menilai, keberhasilan transformasi ini perlu diukur dari manfaat yang dihasilkan bagi Perusahaan, seperti laporan keuangan yang dapat dipercaya, data yang bersih, proses yang lebih ringkas, pengawasan internal yang semakin kuat, serta keputusan manajemen yang lebih tajam.

“Tidak ada perubahan yang terlalu besar bagi organisasi yang mau bergerak serentak. Kita sudah membuktikan bahwa kita sanggup berubah. Pekerjaan rumah berikutnya adalah memastikan perubahan itu benar-benar terbaca pada kinerja perusahaan,” sambungnya.

Dalam kesempatan yang sam, Komisaris Utama PTBA Ida Bagus Putu Dunia menegaskan bahwa implementasi 1MINDERP SAP merupakan bagian dari transformasi tata kelola yang melibatkan seluruh organisasi dan diarahkan untuk menciptakan nilai berkelanjutan.

“SAP bukan sekadar mengganti aplikasi, tetapi mengubah cara kita bekerja, mengambil keputusan, mengelola data, dan mempertanggungjawabkan proses bisnis. Teknologi memungkinkan transformasi, tetapi tata kelola menentukan terciptanya nilai yang berkelanjutan,” jelasnya.

Ida menambahkan, integrasi sistem akan memperkuat transparansi, pengendalian internal, dan akuntabilitas. Kesiapan implementasi juga telah melalui berbagai tahapan assurance serta penguatan kapabilitas pengguna.

“Pada akhirnya, aset sesungguhnya dari transformasi ini bukanlah sistemnya, melainkan kapabilitas yang kita bangun melalui sistem tersebut,” imbuhnya.

Pasca-Go-Live, PTBA melanjutkan fase stabilisasi dan pengembangan sistem untuk mendukung pelaporan keuangan yang andal, keunggulan operasional, penguatan pengendalian internal, pengambilan keputusan yang lebih baik, serta integrasi yang semakin solid di lingkungan MIND ID Group.

Iji/ Indonesia jurnalis independen Naswani)

Bagikan Artikel

Langganan

Popular

Lebih banyak seperti ini
Related

KETUA MWC NU MAKASAR, Menerima Penghargaan Internasional

IJI.RED.CERIBON 29 OKTOBER 2026,--Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama...

Polda Aceh Berhasil Musnahkan 18 Hektare Ladang Ganja di Aceh Utara

Lhoksukon — Ditresnarkoba Polda Aceh bersama Badan Narkotika Nasional...

Momentum Sumpah Pemuda 2026, CIBER Kukuhkan 7 Koordinator Kelurahan

IJI.RED,CILINCING JAKARTA UTARA 28 OKTOBER 2026,--  Memanfaatkan momentum peringatan...