iji.red
PAMULANG – Respons cepat personel Polsek Pamulang dalam menindaklanjuti laporan masyarakat berhasil memastikan seorang pengemudi Grab yang menjadi korban dugaan pencurian dengan kekerasan mendapatkan pertolongan medis dengan segera. Dalam perkembangan penanganan perkara, terduga pelaku juga telah diamankan oleh tim Subdit Jatanras Polda Metro Jaya, sementara kendaraan milik korban berhasil ditemukan.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (5/10/2026) sekitar pukul 01.30 WIB di Jalan Alam Segar I, Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan. Korban bernama Ahmad Andalusi, seorang pengemudi mobil Grab online yang saat itu menerima pesanan perjalanan dari wilayah Ciledug menuju Pamulang.
Berdasarkan keterangan awal korban, sesampainya di sekitar lokasi kejadian, terjadi perselisihan antara korban dan penumpang terkait lokasi tujuan perjalanan. Penumpang kemudian sempat turun dengan alasan hendak mengambil uang tunai. Namun, setelah kembali masuk ke kendaraan, penumpang tersebut diduga melakukan kekerasan terhadap korban menggunakan benda tajam hingga korban mengalami luka pada bagian kepala dan tangan.
Setelah korban terjatuh keluar dari kendaraan, terduga pelaku membawa kabur mobil Toyota Calya warna hitam tahun 2025 milik korban. Dalam kondisi terluka dan bersimbah darah, korban berupaya meminta pertolongan hingga warga sekitar mengetahui kejadian tersebut dan menghubungi pihak kepolisian.
Menindaklanjuti laporan masyarakat, pada Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 01.45 WIB, personel piket Polsek Pamulang yang dipimpin Pawas Panit Reskrim IPDA Aries Munandar, S.H., bersama anggota piket fungsi segera mendatangi lokasi kejadian.
Setibanya di lokasi, petugas mendapati korban dalam kondisi mengalami luka dan kehilangan banyak darah. Mengutamakan keselamatan jiwa, petugas segera mengevakuasi korban menggunakan kendaraan menuju RSUD Tangerang Selatan untuk mendapatkan penanganan medis.
Dalam perjalanan menuju rumah sakit, kondisi korban sempat mengkhawatirkan karena responsnya menurun. Namun, setibanya di rumah sakit, korban diketahui masih bernapas dan langsung mendapatkan pertolongan dari tenaga medis. Korban berhasil diselamatkan dan dilaporkan dalam kondisi sadar setelah mendapatkan penanganan medis.
Langkah cepat personel tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan korban segera memperoleh pertolongan di tengah situasi darurat. Kehadiran polisi tidak hanya berfokus pada penanganan perkara, tetapi juga pada upaya melindungi keselamatan masyarakat yang membutuhkan bantuan.
Selain mengevakuasi korban, petugas melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan korban dan saksi, mendokumentasikan lokasi, serta mengumpulkan informasi mengenai ciri-ciri terduga pelaku. Petugas juga mengamankan satu bilah pisau yang ditemukan di sekitar TKP untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut dan menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi maupun jalur yang diduga dilalui.
Dalam perkembangan penanganan perkara, terduga pelaku telah diamankan oleh tim Subdit Jatanras Polda Metro Jaya. Mobil milik korban juga berhasil ditemukan, meskipun kondisinya dilaporkan sudah tidak utuh dan sejumlah komponennya tidak berada pada tempatnya. Penanganan lebih lanjut dilakukan oleh pihak yang berwenang sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Korban menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada personel Polsek Pamulang, khususnya IPDA Aries Munandar, S.H., beserta anggota piket fungsi yang memberikan pertolongan dan mengantarkannya ke rumah sakit. Apresiasi juga disampaikan warga atas respons cepat kepolisian dalam menindaklanjuti kejadian tersebut.
Terkait informasi yang beredar di media sosial mengenai kabar korban meninggal dunia, berdasarkan informasi penanganan medis yang diperoleh, korban dinyatakan selamat dan dalam kondisi sadar. Masyarakat diimbau agar tidak mudah mempercayai atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi serta mengutamakan sumber informasi resmi.
Polsek Pamulang menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan yang cepat, responsif, dan profesional dalam menindaklanjuti laporan masyarakat. Respons cepat dalam memberikan pertolongan, disertai koordinasi dan langkah penegakan hukum, merupakan bagian dari upaya Polri untuk menjaga keamanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Polri hadir untuk masyarakat. Setiap laporan ditindaklanjuti, keselamatan jiwa diprioritaskan, dan penegakan hukum terus dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. (Toni)