Anese, 10 Juni 2026 – Darma Wanita Persatuan Kabupaten Konawe Selatan (DWP Konsel) menggelar kegiatan sosialisasi mengenai pentingnya penggunaan media sosial yang bijak dan bertanggung jawab di lingkungan SMP Negeri 41 Konawe Selatan. Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan siswa-siswi guna memberikan pemahaman yang tepat seputar dunia digital.
Ketua Bidang Sosial Budaya DWP Konsel, Rini Andriani Ruslan, dalam penyampaiannya menekankan pentingnya kemampuan menyaring informasi yang beredar di berbagai platform media sosial, seperti Facebook, Instagram, TikTok, dan lainnya. Ia menjelaskan bahwa di era digital saat ini, informasi dapat menyebar dengan sangat cepat, namun tidak semuanya memiliki kebenaran yang terjamin.
“Kami mengajak seluruh siswa agar selalu berhati-hati dan memilah setiap informasi yang diterima. Pastikan untuk memverifikasi kebenaran berita sebelum mempercayainya maupun menyebarkannya kembali, agar tidak terjebak pada berita bohong atau hoaks,” ujar Rini.
Selain mengedukasi tentang bahaya hoaks, dalam kesempatan tersebut DWP Konsel juga membagikan berbagai tips dan tata cara berperilaku yang baik dan benar saat menggunakan media sosial. Hal ini diharapkan dapat membentuk karakter siswa yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam bermedia digital.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Negeri 41 Konawe Selatan, Sarpin, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, sosialisasi seperti ini sangat bermanfaat terutama bagi generasi muda yang mulai aktif menggunakan media sosial.
“Kami sangat berbahagia dan mengapresiasi kedatangan DWP Konawe Selatan. Sosialisasi mengenai pentingnya bermedia sosial dengan cara yang benar ini sangat tepat sasaran, apalagi melibatkan langsung peserta didik kami. Semoga ilmu yang disampaikan dapat menjadi bekal bagi mereka dalam berinteraksi di dunia maya,” ungkap Sarpin.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif, sehingga siswa-siswi SMP Negeri 41 Konawe Selatan dapat menjadi pengguna media sosial yang cerdas, kritis, dan mampu memanfaatkan teknologi secara positif untuk menunjang proses belajar dan pengembangan diri.



