IJI.RED.JAKARTA.22 JULI 2026,Hari Kebaya Nasional berlangsung setiap 24 Juli 2026 Bertujuan untuk melestarikan identitas Budaya bangsa, memperkuat jati diri perempuan Indonesia, serta mendorong pengakuan internasional. Lalu, sudahkah mengetahui sejarah lahirnya perayaan tahunan ini?
Kebaya merupakan pakaian khas perempuan Indonesia yang memiliki sejarah panjang. Baju atasan ini diperkirakan sudah ada sejak abad ke-15 Masehi. Asal-usul katanya diambil dari bahasa Arab yakni abayah yang berarti pakaian.
Dalam Rangka memperingati hari Kebaya Nasional ketua Wirawati Catur Panca PDDKI .Bu. Lutfhi Erwina mengajak masyarakat di manapun berada mengajak untuk melestarikan budaya kebaya khas Indonesia yang di jadikan Busana Nasional. di hadapan para pengurus dan Anggota Wirawati Catur Panca PDDKI .
Saat di temui di lokasi acara di Gedung juang ‘ 45 jln.menteng Raya No 32 . Jakarta Pusat oleh Rekan Rekan media menjelaskan dalam keterangannya mengajak untuk melestarikan budaya kebaya khas Budaya Indonesia dari Sejak abad ke.15 Masehi .’ Jelas nya.
Senin.20 Juli 2026.
Dalam Dalam memperingati hari Kebaya Nasional hadir ketua cabang Wirawati Catur Panca PDDKI Jakarta Selatan dan ibu.Citra ketua OKK LVRI DKI Jakarta.
ketua Wirawati Catur Panca PDDKI bersama para pengurus dan Anggota memperingati hari Kebaya Nasional yang di Selenggarakan di gedung Juang ‘ 45 Jakarta Aman dan Kondusif , Serta penuh dengan kekeluargaan dan keakraban mengunakan Baju kebaya dengan Anggun dan Menarik karna kebaya menjadikan Busana Nasional.
Kebaya Bukan sekadar pilihan Berbusana, karna perpaduan mengunakan kebaya sebagai identitas perempuan Indonesia sebagai warisan leluhur budaya, dan kebaya yang dikenakan oleh Bu.lutfhi Erwina selaku ketua Wirawati Catur Panca PDDKI, karna Kebaya menjadi simbol kecintaan terhadap budaya dan mencerminkan semangat para Perempuan untuk menjaga jati diri bangsa sekaligus memperkuat identitas perkembangan zaman.
Ketua Wirawati Catur Panca PDDKI dan Pengurus mengucapkan.
‘ Selamat memperingati hari Kebaya Nasional.’
Reporter : lham.