MEDAN ( IJI) – Satuan Karya Pramuka (Saka) Wanabakti Sumatera Utara menggelar Rapat Koordinasi Saka Wanabakti Sumatera Utara bersama Sekretaris Pimpinan Saka Wanabakti Nasional di BBKSDA Sumatera Utara, Jumat (2/10/2026).
Rakor mengusung tema “Dari Data Menuju Aksi, Memperkuat Kelembagaan, Menghidupkan Pangkalan”. Kegiatan ini menjadi forum untuk mengevaluasi perkembangan Saka Wanabakti di Sumatera Utara sekaligus menyusun langkah pembinaan dan penguatan kelembagaan ke depan.
Kegiatan diawali dengan pembukaan, sambutan Ketua Mabi Saka Wanabakti Sumatera Utara Kak Soleh Sena Santika, S.E., S.Hut., M.Si., serta arahan Sekretaris Pinsaka Wanabakti Nasional Kak Luckmi Purwandari, S.T., M.Si. Selanjutnya, peserta mengikuti sesi sharing session mengenai kondisi dan perkembangan Saka Wanabakti Sumatera Utara yang dilanjutkan dengan diskusi dan penyusunan rencana tindak lanjut.
Dalam pembahasan, Rakor menyoroti sejumlah aspek, mulai dari kelembagaan, pangkalan, anggota, Pamong dan Instruktur, program kegiatan, hingga dukungan dari berbagai pihak. Pertemuan tersebut diarahkan untuk menghasilkan kesepakatan tindak lanjut yang dapat diterapkan secara konkret.
Berdasarkan laporan perkembangan Saka Wanabakti Sumatera Utara periode 2023–2026, tercatat sebanyak 468 anggota yang terdiri atas Mabi/Pinsaka, Pamong/Instruktur, Penegak, dan Pandega.
Rakor juga menjadi momentum untuk melihat kembali berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan Saka Wanabakti Sumatera Utara dalam beberapa tahun terakhir, termasuk kegiatan pembinaan, lingkungan, partisipasi nasional, dan pengembangan kapasitas anggota.
Melalui koordinasi ini, Saka Wanabakti Sumatera Utara diarahkan untuk memperkuat sinergi antara Pinsakanas, Pinsakada, Kwarda, UPT, pangkalan, serta mitra lainnya. Penguatan tersebut diharapkan dapat mendukung pembinaan anggota dan menghidupkan pangkalan Saka Wanabakti di Sumatera Utara secara berkelanjutan.(red16)