Vihara Tri Ratna Dorong Umat Amalkan Ajaran Ksitigarbha dalam Kehidupan

Date:

Iji | Jakarta — Peringatan hari keagungan Di Zang Wang Pusa atau Ksitigarbha Bodhisattva di Vihara Tri Ratna menjadi momentum bagi umat Buddha untuk tidak berhenti pada pemahaman ajaran, tetapi menerjemahkannya dalam bakti, kasih sayang, dan perbuatan nyata kepada sesama.

Mengusung tema “Mari Bersama Membaca, Memahami, dan Mengamalkan Ajaran Mulia Di Zang Wang Pusa”, perayaan tersebut diisi dengan rangkaian kegiatan keagamaan, antara lain pembacaan Ksitigarbha Bodhisattva Purvapranidhana Sutra bagian 1, 2, dan 3 serta pelaksanaan Mahasarva Puja.

Dalam rangkaian puja tersebut, umat turut mempersembahkan 108 jenis makanan dan 10 persembahan Mahayana. Kegiatan ini diikuti umat Buddha yang hadir sejak pagi di Vihara Tri Ratna.

Suhu Vihara Tri Ratna mengatakan, inti dari peringatan Ksitigarbha Bodhisattva bukan sekadar mengenang sosok Bodhisattva, melainkan meneladani tekadnya untuk memberikan manfaat dan kebahagiaan kepada seluruh makhluk.

Menurut dia, salah satu pesan utama yang perlu dibawa umat dalam kehidupan sehari-hari adalah memandang setiap makhluk dengan kasih sayang dan penghormatan, sebagaimana menghormati orang tua sendiri.

“Beliau adalah Bodhisattva yang memiliki tekad besar untuk menolong semua makhluk tanpa terkecuali, bagaikan ibunya sendiri. Karena itu, kita perlu melihat semua makhluk seperti orang tua kita, menghargai setiap kehidupan dan menyayangi mereka dengan penuh cinta kasih,” ujar Suhu Vihara Tri Ratna.

Semangat tersebut juga menjadi bagian penting dari rangkaian perayaan yang berlangsung pada momentum bulan ketujuh. Dalam tradisi Buddhis, momentum ini antara lain dimanfaatkan untuk mengenang jasa orang tua sekaligus memperbanyak kebajikan.

Namun, makna bakti dalam ajaran Ksitigarbha Bodhisattva tidak berhenti pada penghormatan kepada orang tua. Umat juga diajak memperluas makna bakti dengan memperlakukan seluruh makhluk dengan kasih sayang dan kepedulian.

“Bakti tidak hanya kepada orang tua, tetapi juga kepada semua makhluk. Kita diajarkan untuk menganggap semua makhluk seperti orang tua kita. Itu pesan penting yang ingin kami bawa melalui perayaan hari ini,” katanya.

Pengurus Vihara Tri Ratna, Diana, mengatakan antusiasme umat mengikuti perayaan menjadi hal yang menggembirakan. Menurut dia, kehadiran umat dari berbagai kalangan menunjukkan bahwa peringatan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan untuk bersama-sama melakukan kebajikan.

“Melihat umat yang hadir, saya merasa senang dan terharu. Artinya, semuanya bisa menikmati dan memahami kebesaran serta tekad Ksitigarbha Bodhisattva, kemudian ikut berbuat kebajikan dan mendoakan agar seluruh makhluk berbahagia,” kata Diana.

Ia menambahkan, pelaksanaan Mahasarva Puja juga tidak semata-mata dimaksudkan sebagai kegiatan keagamaan dalam skala besar. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana menyampaikan pesan kebajikan sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi umat dan masyarakat yang hadir.

Rangkaian perayaan juga menjadi ruang bagi umat untuk mendoakan orang tua, keluarga, dan seluruh makhluk hidup agar senantiasa memperoleh kesehatan, kelancaran rezeki, kedamaian, serta kebahagiaan.

Suhu Vihara Tri Ratna mengatakan pihaknya berupaya memberikan pelayanan terbaik karena keberadaan vihara tidak dapat dipisahkan dari masyarakat.

“Kita mempersiapkan pelayanan yang terbaik karena kita mengingat satu hal, vihara ini hadir dari rakyat dan kembali untuk rakyat. Karena itu, pada hari yang agung ini kami ingin memberikan yang terbaik bagi umat,” ujarnya.

Menurut dia, nilai-nilai yang diajarkan Ksitigarbha Bodhisattva penting untuk terus dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ajaran kebajikan, kata dia, tidak hanya diwujudkan melalui ritual keagamaan, tetapi juga melalui sikap dan tindakan terhadap orang-orang di sekitar serta lingkungan.

 

Karena itu, pengurus Vihara Tri Ratna bersama para suhu berkomitmen untuk terus mengembangkan kegiatan keagamaan dan sosial yang memberikan ruang bagi umat untuk mempraktikkan kebajikan secara langsung.

“Kami ingin terus memutar roda Dharma sehingga semuanya dapat bersama-sama melakukan kebajikan di vihara ini dan merasakan manfaat dari berbuat kebajikan. Karena setiap kebajikan yang dilakukan pada akhirnya akan kembali kepada mereka yang melakukannya,” ujarnya

Melalui peringatan hari keagungan Di Zang Wang Pusa, Vihara Tri Ratna berharap nilai-nilai kasih sayang, bakti, kepedulian, dan tekad untuk membantu sesama tidak berhenti di lingkungan vihara.

Nilai tersebut diharapkan menjadi bagian dari kehidupan umat sehari-hari, sehingga perayaan keagamaan tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang ajaran, tetapi juga menjadi dorongan untuk menghadirkan lebih banyak kebajikan bagi sesama dan seluruh makhluk.

#Vihara Tri Ratna(Thi Chang Yuan

#Media Partners Vihara Tri Ratna(Thi Chang Yuan)

Bagikan Artikel

Langganan

Popular

Lebih banyak seperti ini
Related

POLDA METRO JAYA BONGKAR SINDIKAT PHISHING SMS PAKAI BTS PALSU BERAKSI DI RUTE MRT BUNDARAN HI-BLOK M

JAKARTA, 2 Oktober 2026- Subdit Cyber Ditreskrimsus Polda Metro...

Ketua Pokdarkamtibmas Polres Tangsel Mulyadi Widodo Ucapkan Selamat Kepada Kapolri Baru

iji.red Tangerang Selatan, 1 Oktober 2026 – Ketua Pokdarkamtibmas (Kelompok...

Ketua Umum FRIC Ucapkan Selamat kepada Suyudi Ario Seto atas Persetujuan DPR RI sebagai Kapolri

iji.red JAKARTA — Ketua Umum Fast Respon Indonesia Center (FRIC),...

Kapolda Aceh Terima Silaturahmi Tim Kejagung RI

Banda Aceh — Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan...