Banyuasin, IJI RED,–
Pengurus Cabang Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Air Salek Menggelar Kegiatan Mandatori Lingkar Belajar Guru (LBG) Tahun 2026 di Aula kantor desa enggal rejo, Rabu (30/9/2026).
Lingkar Belajar Guru (LBG) sendiri merupakan program yang dikembangkan oleh PB-PGRI sejak tahun 2018 lalu, dengan tema “mewujudkan PGRI yang Kuat, Independent, Demokratis, dan Sinambung (KIDS) Transformasi PGRI di Era Digital.”
Kegiatan ini dilaksanakan agar pengurus PGRI di tingkat cabang dan ranting memiliki kemampuan mengelola LBG.

Turut hadir pada acara tersebut Ketua Komisi IV DPRD Banyuasin ‘Darwani”, Camat Air Salek “Mulyadi S.Sos”, Ketua PGRI Kabupaten Banyuasin “Herlani S.Pd M.Pd”, Kepala Desa Enggal Rejo “H. Edi Yulianto S.Ip”, Korwil Air Salek “Sutarmin S.Pd”, Ketua PGRI Air Salek “Sauji S.Pd” dan seluruh anggota.
Ketua PGRI Kabupaten Banyuasin, Herlani, SPd., MPd., mengatakan bahwa Kecamatan air salek menjadi yang kedua pengurus cabang yang telah merealisasikan program mandatori Lingkar Belajar Guru tahun 2026
Kegiatan LBG yang pertama di laksanakan di Kecamatan Rambutan, untuk kegiatan serupa akan dilaksanakan secara bertahap di seluruh pengurus cabang PGRI di Banyuasin.
“Sebanyak 22 pengurus cabang PGRI, termasuk cabang khusus SMA dan SMK di Kabupaten Banyuasin, direncanakan akan mengadakan juga lokakarya Program Mandatori Lingkar Belajar Guru,” ujar Herlani.
Menurutnya, LBG bukan sekadar agenda organisasi, melainkan sebuah gerakan bersama yang bertujuan membangun budaya belajar di kalangan guru agar terus berkembang mengikuti tuntutan zaman.
“Guru yang terus belajar akan mampu menghadirkan inovasi dalam pembelajaran sehingga memberikan dampak positif bagi perkembangan peserta didik. Karena itu, peningkatan kompetensi guru harus menjadi prioritas yang terus dijaga dan diperkuat,” tegasnya.

Ketua PC PGRI Air Salek “Sauji S.Pd” bersama seluruh jajaran pengurus menyampaikan bahwa kegiatan lingkar belajar guru (LBG) ini merupakan agenda rutin yang diselenggarakan untuk memfasilitasi para guru dalam mengembangkan diri.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para guru dapat terus meng-update ilmu dan metode pengajaran terkini, sehingga kualitas pendidikan di air salek semakin meningkat,” ujarnya.
Kegiatan mandatori LBG ini diikuti oleh puluhan peserta yang terdiri dari Bapak/Ibu Guru di lingkungan Kecamatan Air Salek. Materi yang disampaikan dalam workshop mencakup berbagai topik relevan, seperti penggunaan teknologi dalam pembelajaran, strategi pengajaran yang inovatif, dan manajemen kelas.

“Sauji juga menyampaikan Pengurus PGRI Cabang Air Salek mendapat kehormatan dan tanggung jawab sebagai salah satu lokasi pilot project program LBG di Banyuasin.
Lingkar Belajar Guru (LBG) atau Teachers Learning Circle merupakan block grant dari Education International (EI) yang bekerjasama dengan PB PGRI guna pemberdayaan serta meningkatkan partisipasi dan kapabilitas anggota PGRI. Menampung, merumuskan, menyelesaikan, dan menyalurkan aspirasi anggota berdasarkan isu-isu mutakhir yang berkembang dan berkaitan langsung dengan kepentingan anggota PGRI.
“Apapun permasalahan kita kita bareng-bareng mengungkap. Kita satu profesi, satu tujuan, ke depannya kita harus terang, bagaimana dan ke mana kita harus melangkah,” ujar Sauji memaparkan tujuan diadakannya LBG ini.
Diharapkan para guru dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dalam proses belajar mengajar sehari-hari. PGRI Air Salek berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan kesejahteraan dan profesionalisme guru demi kemajuan pendidikan di daerah, Pungkasnya.
(Dedek Candra)