
KONAWE, IJI. RED — Fenomena tidak lazim terjadi pada tanaman pepaya milik warga di Kabupaten Konawe. Sebatang pohon yang dikenal sebagai pepaya jantan atau pepaya gantung, yang umumnya hanya menghasilkan bunga, justru memperlihatkan kemunculan buah pepaya di bagian ujung bunga.
Keunikan tanaman tersebut menarik perhatian setelah pemiliknya melihat adanya buah yang tumbuh pada ujung rangkaian bunga. Buah itu tampak masih berada dalam satu tangkai dengan bunga pepaya, sehingga berbeda dari kondisi yang selama ini umum ditemukan pada pohon pepaya jantan.
Pemilik tanaman, Ibu Ling, mengaku heran ketika pertama kali melihat adanya buah pada pohon pepaya tersebut.
Menurutnya, selama ini pohon pepaya jantan yang ia ketahui pada umumnya hanya menghasilkan bunga dan tidak berkembang menjadi buah. Namun, kali ini ia justru menemukan adanya buah yang tumbuh pada bagian ujung bunga.
“Biasanya pepaya jantan hanya menghasilkan bunga pepaya pada umumnya, tapi kali ini saya melihat ada buahnya.” kata Ibu Ling.
Kemunculan buah tersebut kemudian menjadi perhatian karena secara kasatmata terlihat tumbuh pada bagian ujung bunga dan masih berada dalam satu tangkai. Kondisi itu membuat warga yang melihatnya merasa penasaran dan menganggap kejadian tersebut sebagai sesuatu yang tidak biasa.
Meski demikian, fenomena tersebut belum dapat langsung disimpulkan sebagai kejadian yang benar-benar langka secara ilmiah. Diperlukan pengamatan lebih lanjut untuk memastikan jenis bunga dan karakter tanaman tersebut, termasuk kemungkinan adanya variasi biologis pada tanaman pepaya.
Tanaman pepaya sendiri dikenal memiliki variasi jenis kelamin bunga. Selain tanaman jantan dan betina, terdapat pula tanaman dengan bunga yang memiliki karakter berbeda. Faktor genetik, kondisi lingkungan, maupun perubahan pada perkembangan bunga dapat menjadi bagian dari hal-hal yang perlu diperiksa untuk menjelaskan kondisi tersebut.
Karena itu, kemunculan buah pada tanaman yang disebut sebagai pepaya jantan tersebut masih menarik untuk diamati, terutama hingga buah mengalami perkembangan lebih lanjut.
Ibu Ling mengatakan dirinya akan terus memperhatikan pertumbuhan buah tersebut untuk mengetahui apakah dapat berkembang hingga matang seperti buah pepaya pada umumnya.
“Saya juga penasaran apakah buah ini nantinya bisa tumbuh besar dan matang seperti buah pepaya biasa.” ujarnya.
Fenomena tersebut menjadi perhatian tersendiri bagi warga sekitar. Selain karena bentuknya yang unik, kemunculan buah pada pohon yang selama ini dikenal hanya menghasilkan bunga memberikan pengalaman baru bagi pemilik maupun masyarakat yang melihatnya.
Untuk memperoleh kepastian mengenai penyebab munculnya buah tersebut, keterangan dari penyuluh pertanian, akademisi, atau ahli botani tetap diperlukan. Dengan demikian, fenomena tersebut dapat dijelaskan berdasarkan fakta dan proses biologis tanaman, bukan semata-mata berdasarkan dugaan masyarakat.(SAIMIN)