JAKARTA, Iji.red – Industri perfilman horor Indonesia kembali menghadirkan gebrakan baru melalui kolaborasi MD Pictures dan Umbara Brothers Film yang resmi memperkenalkan materi promosi terakhir film “402 Rumah Sakit Angker Korea” dalam konferensi pers yang digelar pada 9 Juni 2026, Acara tersebut turut dihadiri para pemain utama serta jajaran pembuat film yang mengungkap berbagai kejutan menjelang penayangan perdana di bioskop.

Final Poster yang dirilis menampilkan nuansa mencekam dengan dominasi atmosfer rumah sakit terbengkalai di Korea Selatan, Sosok boneka mengenakan hanbok dengan bercak darah menjadi elemen visual yang langsung memancing rasa penasaran sekaligus menegaskan bahwa film ini menawarkan pengalaman horor yang berbeda dari kebanyakan film sejenis.
Tak hanya itu, Final Trailer menghadirkan dimensi cerita yang lebih kompleks,Di tengah eksplorasi sebuah rumah sakit angker di Korea Selatan oleh sekelompok kreator konten asal Indonesia, muncul ritual Jelangkung—tradisi pemanggilan arwah yang begitu lekat dengan budaya Indonesia,Perpaduan dua elemen supranatural dari budaya berbeda ini diprediksi menjadi salah satu kekuatan utama film tersebut.
Sutradara Anggy Umbara menjelaskan bahwa pendekatan lintas budaya sengaja dihadirkan untuk memberikan pengalaman baru bagi pecinta film horor.

“Kami ingin menciptakan sesuatu yang tidak sekadar menjadi adaptasi biasa, Ada upaya untuk menyatukan ketakutan yang dekat dengan penonton Indonesia dengan atmosfer horor khas Korea, Dari situlah lahir pengalaman yang lebih segar dan penuh kejutan,” ungkapnya.
Pemeran utama Arbani Yasiz mengaku proses pendalaman karakter menghadirkan tantangan tersendiri, Menurutnya karakter Juna yang diperankannya harus menghadapi situasi di mana batas antara rasa penasaran dan ancaman nyata semakin kabur.
“Film ini membawa ketegangan yang terus meningkat,Bukan lagi tentang mencari sensasi, tetapi perjuangan untuk bertahan hidup saat semuanya berubah menjadi mimpi buruk,” ujar Arbani.
Hal senada disampaikan Saputra Kori, yang menyebut suasana syuting berhasil membangun tekanan psikologis yang sangat kuat,”Setiap adegan dirancang untuk menciptakan ketidaknyamanan yang nyata, Bahkan kami sebagai pemain merasakan atmosfer menyeramkan yang begitu intens selama proses produksi berlangsung,” katanya.
Tak hanya menjadi sorotan di dalam negeri, “402 Rumah Sakit Angker Korea” juga berhasil mencatatkan prestasi membanggakan di kancah internasional, Film ini resmi terpilih sebagai Official Selection dalam Bucheon International Fantastic Film Festival (BiFan) 2026, salah satu festival film genre paling bergengsi di Asia, dan akan ditayangkan dalam program Gala Presentation.
Untuk pasar global, film ini akan diperkenalkan dengan judul “Korean Haunted Hospital”, sementara penonton Korea Selatan akan mengenalnya melalui judul “폐병원 402 (Pye-byeong-won 402),”
Programmer BiFan, Martin Lee, menilai film ini berhasil mengembangkan cerita orisinal dengan sentuhan modern yang relevan dengan perkembangan zaman.

“Film ini mampu mempertahankan kekuatan cerita aslinya sambil menghadirkan perspektif baru mengenai budaya digital dan fenomena konten masa kini, Hasilnya adalah pengalaman horor yang dapat dinikmati baik oleh penggemar lama maupun penonton baru,” ujarnya.
Dengan perpaduan mitologi horor Indonesia dan Korea Selatan, “402 Rumah Sakit Angker Korea” diprediksi menjadi salah satu film horor paling dinantikan pada tahun 2026, Kehadiran unsur budaya yang berbeda dalam satu narasi menjadikan film ini bukan sekadar tontonan menegangkan, tetapi juga menawarkan pengalaman sinematik yang unik.
Film “402 Rumah Sakit Angker Korea” dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 9 Juli 2026, Bersiaplah memasuki lorong-lorong gelap Rumah Sakit Yongwon, karena sekali pintu Ruang 402 terbuka, tidak semua orang dapat keluar dengan selamat.